Absensi PNS di Garut Kini Menggunakan Iris Mata

Absensi PNS di Garut Kini Menggunakan Iris Mata

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat, telah menjalankan sistem absen elektronik (E-Absen) menerapkan perangkat canggih. E-absen yang berlaku mulai Januari 2018 ini diterapkan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkungan SKPD dan kecamatan di Garut.

Penggunaan absen elektronik ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan juga kehadiran para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Garut. “Selain itu, E-absen ini juga berhubungan dengan Tunjangan Kinerja Dinamis (TKD), sehingga berbanding lurus dengan mutu kinerja aparatur di Pemkab Garut,” kata
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Nurdin Yana.

Baca Juga : Satlantas Polrestabes Semarang Mulai Tindak Lanjuti e-Tilang CCTV

Ia melanjutkan, sistem E-absen tersebut mengaplikasikan sensor iris mata dan sidik jari untuk mengidentifikasi pengguna. Para ASN akan melakukan absensi dengan iris mata dan sidik jari sebanyak dua kali, yaitu kehadiran dan kepulangan selama hari kerja. “Kemudian sistemnya tersambung langsung ke BKD, akan memonitor pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan, terlambat atau pulang cepat dari jam kerja,” tuturnya.

Menurut data dari BKD Pemkab Garut, saat ini ada 16.351 ASN yang bekerja di lingkungan Pemkab Garut. Yana mengatakan, dari jumlah tersebut sebanyak 5.002 pegawai diantaranya masuk ke sistem E-absen.

Baca Juga : Angka Kriminalitas di Samarinda Menurun, Karena Dipantau CCTV

“Sebagian SKPD seperti UPT Puskesmas, guru di Dinas Pendidikan, serta rumah sakit umum tidak masuk absensi online karena telah diikat oleh sistem remunerasi dan sertifikasi,” paparnya.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *