Surabaya Ingin Menambah CCTV Untuk Kurangi Kecelakaan

 

CCTVSurabaya Ingin Menambah CCTV Untuk Kurangi Kecelakaan

Pemerintah di  Kota  Surabaya ingin   menambah  CCTV sebagai salah satu sarana  untuk pengatur lalu lintas. Dinas Perhubungan  Kota Surabaya tahun ini bakal menambah 15 unit kamera CCTV analitik canggih. Kamera itu akan digunaka  untuk menerapkan tilang dengan CCTV.

Kepala Dishub Kota Surabaya, Irvan WahyudrajadSurabaya , mengatakan pihaknya pada 2017 lalu sudah memasang lima CCTV analitik  Di antaranya di wilayah Kebun Binatang Surabaya (KBS) dan Jalan Dharmawangsa.

Kemudian pada tahun 2018 ini, akan ditambah 15 CCTV yang dapat merekam pelanggaran lalu lintas. “Tahun lalu telah kami pasang lima unit dan tahun 2018 ini kami tambahkan 15 unit lagi. Jadi, totalnya 20 kamera tilang dengan CCTV yang nantinya akan mengawasi para pengendara,” kata Irvan.

Baca Juga :Pemkab Bolmong Menerapkan Sistem Absensi Pendeteksi Wajah

Menurut Irvan, CCTV ini dapat menekan angka kecelakaan di Kota Surabaya, terbukti pada saat uji coba rata-rata kecelakaan mencapai 427 kasus dalam sehari. Tapi setelah diterapkan tilang dengan CCTV, angka kecelakaan otomatis berkurang sampai tercatat kurang dari 100 kasus dalam sehari.

“Kalau dulu para pengendara takut karena ada petugas yang berjaga di lapangan, namun kini mereka juga cemas karena merasa diawasi oleh CCTV ini. Jadi, seakan membuat para pengendara menjadi kaget , sehingga mereka lebih berhati-hati dan tidak melanggar lampu merah dan marka jalan,” ujarnya.

Baca Juga : Pengelolaan Sampah di Sidoarjo Diawasi Menggunakan CCTV

Manfaat lainnya, lanjut ia, CCTV ini bisa menjadi mata Dishub untuk mengetahui kondisi jalan di Kota Surabaya. Selain itu, Dishub juga akan menambah  beberapa kamera khusus untuk mengetahui kecepatan kendaraan.

Jika tahun 2017 masih memasang satu unit kamera khusus di frontage road A Yani, maka pada tahun 2018 ini akan ditambah lima unit kamera khusus di beberapa titik rawan di Surabaya. “Nantinya, kamera khusus itu akan dipasang di jalan-jalan yang umum dilalui kendaraan dengan kecepatan tinggi, seperti di Jalan MERR dan Kenjeran,” papar Irvan.

Dia juga memastikan semua jalan di Kota Surabaya yang dinilai rawan kecelakaan dan rawan kriminalitas secara bertahap akan dipasang kamera. Tujuannya, supaya Dishub dapat memantau langsung kondisi di lapangan dan dapat segera membantu.

 

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *