Pengelolaan Sampah di Sidoarjo Diawasi Menggunakan CCTV

 

Pengelolaan Sampah di Sidoarjo Diawasi Menggunakan CCTV

Kebersihan merupakan sebagian dari iman, dan kebersihan merupakan pangkal kesehatan. Hal ini lah yang dipahami dan disepakati oleh masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah RT 23/RW 07 Sekardangan Sidoarjo. Kendati sepakat, namun disadari betul kesepakatan ini perlu diawasi dan dikontrol agar kesepakatan ini berjalan tetap dan berlaku rata bagi setiap warga.

Dalam merealisasikan kesepakatan ini Edi Priyanto selaku Ketua RT bersama warganya telah mempunyai beragam program terkait penanganan sampah, mulai dari bank sampah, pembuatan kompos, lubang biopori, dan kerajinan daur ulang. Untuk mengawasi program-program tersebut ia bersama warga mengandalkan kecanggihan teknologi.

Baca Juga : Pemkab Bolmong Menerapkan Sistem Absensi Pendeteksi Wajah

Menurutnya, upaya penanggulangan sampah skala besar seharusnya diimbangi dengan kesadaran warga mengontrol sampahnya sendiri terlebih dahulu. Dan juga semestinya diikuti dengan mengubah kebiasaan warga yang selama ini sudah terbiasa membuang sampah sembarangan. Ia menuturkan, butuh waktu lebih dari dua tahun hingga membuat warga RT 23 Sekardangan memilik kesadaran tentang sampah “Kami juga memasang tujuh unit kamera CCTV untuk memantau warga agar tak membuang sampah sembarangan, di samping itu juga untuk keamanan wilayah,” kata Edi Priyanto, Ketua RT 23 RW 07 Sekardangan.

Baca Juga : Agar Terbaca CCTV, Polri Akan Mengubah Warna Nopol Kendaraan

Menanggapi itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Bahrul Amig, akan terus gencar menyosialisasikan gerakan 1 RW 1 Bank Sampah. Gerakan tersebut dinilai dapat memberikan pemahaman ke warga untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan ataupun ke sungai. Sejurus itu, ia meniali cara yang telah diterapkan dilingkungan ini perlu menjadi contoh lingkungan yang lain. “Sekiranya warga teredukasi, setidaknya tidak membuang sampah sembarangan saja, alhasil pasti tidak akan ada sungai-sungai yang mampat karena sampah,” imbuh Amig.

 

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *