Terminal Tirtonadi Solo Menggunakan Metal Detektor

Terminal Tirtonadi Solo Menggunakan Metal Detektor

Meski telah terpasang, alat metal detector di pintu utama belum dimanfaatkan secara optimal. Petugas sering mengizinkan masyarakat yang baru turun dari bus melewati alat metal detector tanpa jeda.

Petugas keamanan setempat juga tidak memeriksa lebih lanjut atau memastikan barang apa saja yang dibawa para calon penumpang meskipun metal detector telah berbunyi menandakan adanya barang dari metal.

Saat dimintai konfirmasi, Koordinator Terminal Ragam A Tirtonadi, Didik Tri Margono, mengakui alat metal detector di Terminal Jenis A Tirtonadi belum dimanfaatkan secara optimal. Dia menyebut hal itu memang disengaja karena kini baru memasuki tahap pengenalan atau sosialisasi kepada masyarakat.

Baca juga : Akses Gedung DPR RI akan Diperketat dengan Kartu Khusus

“Terminal Tirtonadi masuk 16 terminal yang menjadi pilot project pengembangan terminal di Indonesia oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Salah satu fasilitas yang disediakan di 16 terminal pilot project salah satunya ya alat metal detector itu untuk kepentingan keamanan,” ujar Didik, Rabu (22/11/2017).

Didik mengatakan pengelola Terminal Jenis A Tirtonadi akan memanfaatkan metal detector secara optimal setelah turun prosedur konsisten (protap) pengamanan terminal yang tengah dibentuk Kemenhub. Dia memprediksi skema pemanfaatan alat metal detector di terminal bus tidak akan jauh berbeda dengan bandara.

Baca juga : Perangkat Akses Kontrol Dari Dahua Sudah Di Perkenalkan

Petugas akan memeriksa barang bawaan penumpang yang terdeteksi alat metal detector mengandung metal dan dapat membahayakan keselamatan seperti senjata api, senjata tajam, dan bahkan bom.

“Arahnya pemanfaatan metal detector seperti di bandara. Orang yang ingin mau masuk terminal akan kami cek terlebih dahulu. Jika kedapatan membawa barang dari metal, penumpang terpaksa kami periksa lebih lanjut demi keamanan. Apabila ditemukan barang mencurigakan, petugas akan berkoordinasi dengan kepolisian,terang Didik.

Dia menambahkan, kemungkinan besar baru tahun depan metal detector efektif digunakan. Pasalnya, pihak pengelola terminal masih menunggu tambahan alat lagi untuk dipasang di pintu masuk lain. Semoga ke depan terminal dapat seperti stasiun dan bandara, pungkasnya.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *