Gedung Tinggi Damkar Pekanbaru Harus Punya MKKG

Gedung Tinggi Damkar Pekanbaru Harus Punya MKKG

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru mewajibkan setiap gedung berlantai lebih dari empat untuk memiliki Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung (MKKG). Hal ini dilakukan supaya setiap pengelola gedung selalu sigap akan instalasi proteksi kebakaran di gedungnya.

Kasi Penyuluhan dan Pelatihan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, M Raihan, mengatakan perlengkapan proteksi kebakaran tersebut merupakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan Alat Pemadam Api Berat (APAB) yang menggunakan roda.

Baca Juga : Agar Terbaca CCTV, Polri Akan Mengubah Warna Nopol Kendaraan

{Kecuali|Selain} dua alat tadi, gedung tinggi di Pekanbaru juga diwajibkan memiliki sistem alarm untuk memberitahukan kebakaran tingkat awal, yang mencakup alarm kebakaran manual dan otomatis. Juga patut tersedianya pipa tegak dan selang kebakaran, yang berada dalam bangunan gedung. Memiliki hidran halaman yang berada di luar bangunan gedung. Terdapat sistem sprinkler otomatis, yakni suatu sistem pemancar air yang bekerja secara otomatis bilamana suhu ruangan mencapai suhu tertentu.

“Terakhir, di gedung tinggi wajib ada sistem pengontrolan asap. Ini suatu cara alami atau mekanisme yang berfungsi untuk mengeluarkan asap dari bangunan gedung atau bagian bangunan gedung hingga batas aman pada saat kebakaran terjadi,” ucapnya.

Diharapkan dengan adanya MKKG yang anggotanya diisi oleh karyawan gedung tersebut, mereka mampu mengerti dan melaksanakan tindakan bagaimana penanggulangan kebakaran dini.

Baca Juga : Beberapa CCTV Siap Pantau Pekalongan Dari Tindak Kejahatan

Untuk pelatihannya, pihak Damkar Pekanbaru akan mendatangi mereka dan mengajarkan apa saja tindakan yang seharusnya dilakukan pertama, seandainya melihat api. “Untuk itu penting sekali bangunan gedung memiliki MKKG. Saya juga mengimbau agar pemilik gedung mempunyai itu,” ujar Raihan.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *